Berita

Dua Siswi MTsN 3 Sleman Sabet 2 Piala Kejuaraan Membatik

Dua Siswi MTsN 3 Sleman Sabet 2 Piala Kejuaraan Membatik

Sleman (MTsN 3 Sleman) --Dua siswa MTs Negeri 3 Sleman berhasil meraih kejuaraan dalam ajang Lomba Membatik Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Sleman di MA Raudhatul Muttaqien. Dua siswa tersebut adalah Quinnza Aventura Pandoyo (Juara 1) dan Almas Arshila Nur Alima (Juara 2). Lomba tersebut diadakan bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasioanal pada Minggu (2/10/2022).

Para peserta diberi waktu selama lima jam untuk menyelesaikan hasil karyanya. Quinnza Aventura Pandoyo yang meraih juara 1 berhasil menuangkan karya terbaiknya dengan motif berpola simetris pengulangan. Aksen utama pada motif tersebut berupa bunga dan bidang persegi. Antara bunga satu dan lainnya dihubungkan dengan bidang persegi panjang yang diberi isen-isen garis diagonal.

Almas Arshila Nur Alima yang berhasil meraih juara 2 pada ajang tersebut berhasil membuat karya apiknya yang bertemakan flora dengan menggunakan motif mandala sebagai bagian utamanya. Motifnya dilengkapi bunga berkelopak empat, daun, dan fauna kupu-kupu. Pemberian isen-isen berupa titik-titik memenuhi latar belakang menambah kecantikan karyanya.

Kepala MTs Negeri 3 Sleman, Paijo, S.Ag. mengapresiasi hasil kerja keras peserta beserta pembimbingnya. “Kejuaraan membatik ini adalah ajang bergensi bagi pelajar SMP/MTs. Kejuaran yang diraih oleh Quinnza dan Almas bukanlah kemenangan yang didapatkan dengan mudah tetapi melalui kerja keras dan perjuangan yang panjang. Kedua siswa tersebut disiplin berlatih di bawah bimbingan guru pendamping Zaujah Damayanti sehingga menoreh prestasi yang gemilang. Teruslah belajar dan berlatih jemputlah prestasimu karena prestasi tak akan pernah datang sendiri,” pesan Kamad.

Siti Zaujah Damayanti, S.Pd. selaku pembimbing mengungkapkan kebanggaan dapat mengantarkan kedua siswa tersebut hingga menjadi juara. “Alhamdulillah mereka tidak hanya sebagai pemakai batik melainkan juga bisa merasakan bagaimana cara membuat batik dari proses desain hingga pewarnaan. Kejuaraan ini menjadi bonus. Semoga setelah ini mereka semakin semangat dalam belajar membatik,” ungkap Zaujah. (nay)


Tanggapan

Artikel Lainnya