Eksplorasi Retorika Bahasa Asing, MTsN 3 Sleman Jaring Bibit Orator Lewat Lomba Pidato Arab
Sleman (MTsN 3 Sleman) - Memasuki hari kedua pelaksanaan Class Meeting semester genap Tahun Ajaran 2025/2026, atmosfer kompetisi di MTsN 3 Sleman bergeser menjadi ajang adu retorika yang penuh khidmat pada Kamis (18/6). Salah satu cabang yang paling menyedot perhatian adalah Lomba Pidato Bahasa Arab yang digelar secara paralel di ruang kelas yang telah disulap menjadi panggung syiar islam sejak pukul 08.00 WIB.
Yahya, S.Ag., selaku Penanggung Jawab sekaligus Juri Utama Lomba Pidato Bahasa Arab, mengaku terpukau dengan kualitas orasi dan penguasaan bahasa asing para peserta. "Menariknya lomba ini adalah, poin penilaian tertinggi justru diraih oleh para peserta yang berani tampil loss tanpa membawa teks, membuktikan bahwa mereka tidak sekadar menghafal tetapi benar-benar menjiwai esensi lomba ini," ujar Yahya bangga di sela rekapitulasi nilai.
Ketegangan sekaligus rasa bangga juga terpancar dari raut wajah para kontestan yang sukses menuntaskan performa terbaiknya di atas mimbar. Geantnendra Radika Saka, perwakilan peserta dari kelas VIII C, mengungkapkan tantangan berat sekaligus kepuasan batinnya setelah turun dari panggung. "Awalnya gemetaran luar biasa karena berpidato pakai bahasa Arab di depan juri itu tekanannya beda. Tapi berkat latihan intensif dan dukungan penuh dari teman-teman sekelas, alhamdulillah semua materi bisa tersampaikan dengan lancar tanpa teks," tutur Geant.
Usai persaingan sengit yang mempertemukan para ahli retorika terbaik dari setiap perwakilan kelas VII dan VIII, dewan juri kini harus bekerja ekstra keras menyaring poin-poin krusial yang sangat tipis. Adapun pengumuman resmi jawara serta pembagian piala untuk cabang Pidato Bahasa Arab ini akan diumumkan kemudian. (hil)














