Berita

Satu Dekade Lebih Keistimewaan: MTsN 3 Sleman Gelar Upacara Hari Jadi DIY dengan Busana Adat

Satu Dekade Lebih Keistimewaan: MTsN 3 Sleman Gelar Upacara Hari Jadi DIY dengan Busana Adat

Sleman (MTsN 3 Sleman) – Suasana berbeda tampak di halaman MTsN 3 Sleman pada Jumat pagi, 13 Maret 2026. Sejak pukul 07.30 WIB, riuh rendah suara siswa yang biasanya mengenakan seragam biru-putih berganti dengan pemandangan warna-warni kain lurik dan kebaya. Seluruh sivitas akademika berkumpul untuk memperingati Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang ke-271.

Sesuai dengan instruksi peringatan hari besar di Yogyakarta, seluruh peserta upacara—mulai dari siswa, guru, hingga staf pegawai—tampil memukau dengan busana adat Jawa Gagrak Ngayogyakarta. Para siswa laki-laki nampak gagah dengan balutan surjan dan blangkon, sementara para siswi serta guru wanita tampil anggun mengenakan kebaya kartini.

Meski matahari pagi mulai menyengat, kekhidmatan upacara tetap terjaga. Barisan yang rapi dengan paduan busana tradisional ini menciptakan atmosfer "Yogyakarta Banget" di lingkungan madrasah.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala MTsN 3 Sleman Suwardi, .S.S, M.Pd.  dalam amanatnya tidak hanya memberikan sambutan seremonial, tetapi juga mengajak para siswa menapak tilas sejarah berdirinya DIY.

Beliau memaparkan kembali momen krusial Hadeging Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat yang berakar dari Perjanjian Giyanti tahun 1755, hingga peran penting Yogyakarta dalam mempertahankan kemerdekaan RI.

"Mengenakan busana adat bukan sekadar formalitas setahun sekali. Ini adalah cara kita merawat ingatan bahwa kita berdiri di atas tanah yang memiliki sejarah perjuangan dan nilai filosofi yang luhur. Harapannya, siswa-siswi MTsN 3 Sleman mampu menjaga jati diri di tengah arus modernisasi," ujar Kepala Madrasah di hadapan peserta upacara.

Peringatan tahun 2026 ini menekankan pada semangat kebersamaan dan pelestarian budaya di lingkungan pendidikan. Upacara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Yogyakarta dan keberkahan bagi keluarga besar MTsN 3 Sleman.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama per kelas untuk mengabadikan momen kelestarian budaya tersebut sebelum para siswa kembali memulai aktivitas belajar-mengajar. (wwn)


Tanggapan

Artikel Lainnya