Berita

Awahita Naufa Sampaikan Pentingnya Boundaries bagi Remaja di Mimbar KURASI

Awahita Naufa Sampaikan Pentingnya Boundaries bagi Remaja di Mimbar KURASI

Sleman_(MTsN 3 Sleman)_Suasana syahdu menyelimuti halaman MTsN 3 Sleman pada Senin pagi (2/3/2026). Di bawah langit mendung yang menyejukkan, kegiatan Kuliah Tujuh Menit Ramadan Siswa (KURASI) tetap berlangsung khidmat. Kali ini, giliran siswi kelas VIII B, Awahita Naufa Mikasalwa, yang tampil memberikan suntikan semangat religi di hadapan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Siswi yang akrab disapa Asa ini membawakan tema yang sangat relevan dengan dinamika remaja saat ini, yakni: "Menjadi Remaja yang Punya Boundaries saat Puasa".
Dalam kultumnya, Asa menyoroti tantangan berat yang dihadapi remaja masa kini. Menurutnya, batasan atau boundaries bukan sekadar penghalang, melainkan pelindung diri dalam pergaulan. "Di zaman sekarang, jadi remaja itu tidak mudah. Banyak tekanan, banyak ajakan, dan banyak standar. Kalau tidak ikut tren, dibilang ketinggalan. Kalau menolak ajakan, dibilang tidak solid," ujar Asa dengan tenang namun tegas.
Ia menekankan bahwa momen Ramadan adalah waktu yang paling tepat untuk melatih kekuatan prinsip tersebut. Ramadan bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga tentang kemuliaan dalam menahan diri dari amarah dan dosa. Pesan mendalam disampaikan Asa ketika membahas mengenai keinginan remaja untuk selalu diterima oleh lingkungan sosialnya. Ia mengingatkan rekan-rekannya bahwa harga diri seorang mukmin tidak ditentukan oleh penilaian orang lain. "Kita tidak perlu diterima oleh semua orang untuk menjadi berharga. Cukup Allah yang menerima kita," tambahnya. Menurut Asa, menjadi remaja beriman berarti harus siap berbeda, siap menjaga prinsip, dan siap kehilangan validasi manusia demi menjaga harga diri serta iman.
Meskipun cuaca sedikit redup, penyampaian Asa yang tertata dan penuh percaya diri berhasil memukau hadirin. Pesan tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh siswa MTsN 3 Sleman agar tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan prinsip yang kokoh. Kegiatan KURASI sendiri merupakan program rutin MTsN 3 Sleman selama bulan suci Ramadan untuk melatih kemampuan public speaking siswa sekaligus sarana dakwah antarsiswa. (ind)


Tanggapan

Artikel Lainnya