Ikuti Lokakarya STEAM, 3 Guru MTsN 3 Sleman Ikut Merakit Generator di Ruang Perpustakaan
Sleman (MTsN 3 Sleman) — Pemandangan tidak biasa terlihat dalam Lokakarya Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Sleman yang digelar di MTs Sunan Pandanaran, Selasa (21/07/2026). Kegiatan ini diikuti diikuti oleh seluruh guru Bahasa Indonesia se-MTs Sleman, termasuk salah satunya dari MTsN 3 Sleman. Ruang perpustakaan yang biasanya tenang dan dipenuhi buku-buku mendadak berubah menjadi laboratorium sains.
Alih-alih membedah novel atau menganalisis tata bahasa, tiga guru perwakilan dari MTsN 3 Sleman tampak terlibat aktif bersama kelompoknya, ikut berjibaku melakukan praktik perakitan generator mekanik sederhana hingga berhasil menyalakan sebuah lampu.
Salah satu perwakilan guru dari MTsN 3 Sleman, Nurvam Kusmadi, S.Pd. mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap tantangan baru ini. "Awalnya kami sempat bingung dan ragu karena ini ranah sains. Namun, setelah mencoba merakit sendiri, kami sadar bahwa esensi STEAM ini adalah proses pemecahan masalah. Pengalaman langsung seperti ini membuka mata kami bahwa logika sains sangat bisa dikombinasikan ke dalam pembelajaran teks prosedur, cerpen, atau penulisan laporan hasil observasi di kelas," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Eksperimen fisik ini sengaja dirancang untuk mengenalkan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Pendekatan ini diposisikan bukan sebagai materi baru yang kaku, melainkan sebagai kerangka berpikir berbasis pemecahan masalah nyata yang dapat diterapkan di seluruh mata pelajaran, tanpa terkecuali.
Melalui model pelatihan berbasis pengalaman (experiential learning) ini, integrasi STEAM di tingkat madrasah diharapkan mampu meruntuhkan sekat antar-mata pelajaran. (isil)














