Sengit dan Edukatif, Sesi ‘Adu Kawruh’ Sukses Meriahkan Kemah Penggalang MTsN 3 Sleman di Pulewulung
Sleman_(MTsN 3 Sleman)_Rangkaian kegiatan Kemah Penggalang MTsN 3 Sleman yang berlangsung selama tiga hari, Senin–Rabu (18–20 Mei 2026), berlangsung semarak. Salah satu agenda yang paling menyedot perhatian adalah sesi "Adu Kawruh", sebuah ajang asah otak dan ketangkasan berpikir yang digelar di Pendopo Atas lingkungan perkemahan Desa Wisata Pulewulung, Turi, Sleman. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh regu penggalang ini dirancang untuk menguji sejauh mana kesiapan mental, wawasan, serta kerja sama tim para peserta didik di luar keterampilan fisik kepramukaan.kegiatan tersebut dilaksanakan pada kemah hari pertama Senin 18 Mei 2026 pukul 19.30 WIB
Teknis perlombaan Adu Kawruh ini dibagi menjadi dua Babak yakni Penyisihan dimana Setiap regu ditantang untuk menyelesaikan 50 soal pilihan ganda dalam waktu yang cukup terbatas, yakni 45 menit. Materi yang diujikan meliputi integrasi yang luas antara kemampuan kepramukaan, pengetahuan sosial (IPS), dan pengetahuan alam (IPA) serta Babak Final yang dikemas dalam bentuk Cerdas Cermat (Cepat Tepat).
Kesuksesan jalannya acara ini tidak lepas dari peran aktif panitia penanggung jawab yang digawangi oleh anggota Majelis Penggalang Kelas VIII, yaitu Muhammad Habibie Al-Hakim, Akbar Rizki Massardi Raharjo, Faiz Zafri Nabihan, dan Qurrotu Aini Hanisah. Mereka dengan sigap menyusun materi, mengatur jalannya lalu lintas lomba, hingga bertindak sebagai dewan juri di lapangan. Suasana di Pendopo Atas Pulewulung mendadak riuh dan penuh ketegangan positif saat babak final dimulai. Habibi, selaku salah satu panitia penanggung jawab, mengungkapkan kepuasannya atas jalannya acara tersebut.
"Acara berlangsung cukup menarik dan melihat antusiasme peserta yang luar biasa itu sangat memuaskan bagi kami selaku panitia. Terutama pada sesi final di tahap soal rebutan, suasananya benar-benar hidup. Semua regu saling adu cepat dan adu strategi untuk menekan bel," ujar Habibi di sela-sela kegiatan. Melalui kegiatan Adu Kawruh ini, Kemah Penggalang MTsN 3 Sleman tidak hanya menjadi sarana rekreasi dan kemandirian di alam terbuka, tetapi juga menjadi wadah edukatif yang membuktikan bahwa kader pramuka MTsN 3 Sleman adalah pribadi yang tangkas, berwawasan luas, dan sportif. (ind)














