Inisiatif "KAGOL" MTsN 3 Sleman, Bantu Murid Temukan Barang yang Hilang
Berapa kali dalam seminggu seorang murid kehilangan jam tangan, topi, atau bahkan jaket di sekolah? Sering kali barang-barang milik murid tertinggal di area-area krusial, seperti lapangan olahraga, kantin, perpustakaan, atau ruang kelas usai pergantian jam pelajaran. Masalah klasik yang kerap membuat murid bingung dan orang tua elus dada ini kini menemukan solusinya lewat program KAGOL(Katalog Goleki Barang Hilang dan Ketemu) yang makin digalakkan di MTsN 3 Sleman.
Program Lost & Found yang dikelola secara rapi dan terorganisasi ini terbukti menjadi pahlawan penyelamat bagi para murid. Tidak sekadar menyediakan tempat penampungan barang, fasilitas ini melatih kedisiplinan, kejujuran, dan rasa tanggung jawab di lingkungan Madrasah.
Ayah Naura, salah satu wali murid kelas 9E, merasakan manfaat program ini, Beliau mengaku sangat terbantu ketika ada katalog barang hilang yang dapat diakses melalui grup Orang Tua.
"Jam tangan ini telah hilang lama sekali, beruntung masih bisa ditemukan karena jam ini adalah kado ulang tahun untuk Naura. Alhamdulillah". ujar Ayah Naura dengan wajah berseri.
Menurut salah satu petugas layanan prima, Siti Zaujah Damayanti, M.Pd., inovasi lost and found ini masih terhitung baru. "Sembari menunggu peluncuran resminya, program ini terus diperbaiki dan dioptimalkan agar dapat memberikan manfaat maksimal." (zao)














