Berita

Lestarikan Adab Jawa, MTsN 3 Sleman Gelar Simulasi Sungkeman Berbahasa Kromo

Lestarikan Adab Jawa, MTsN 3 Sleman Gelar Simulasi Sungkeman Berbahasa Kromo

Sleman (MTsN 3 Sleman) – Di tengah gempuran modernisasi, MTsN 3 Sleman tetap teguh menanamkan nilai-nilai karakter dan budi pekerti luhur kepada siswa. Pada Jumat, 13 Maret 2026 digelar pelatihan sekaligus simulasi Sungkeman Adat Jawa yang berlangsung khidmat di lingkungan madrasah.

Acara dibuka langsung oleh Kepala MTsN 3 Sleman, Suwardi, S.S., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penguasaan bahasa Jawa kromo dan tata krama sungkeman adalah wujud penghormatan (ngajeni) yang menjadi ciri khas generasi beradab.

Kegiatan dipandu oleh Siti Zaujah Damayanti, M.Pd. menghadirkan simulasi langsung. Dua orang perwakilan siswa, satu siswa putra dan satu siswa putri, maju ke depan untuk mempraktikkan tata cara sungkeman yang baik dan benar menurut pakem adat Jawa.

Dengan menggunakan bahasa Jawa kromo yang halus, prosesi simulasi dilakukan kepada dua guru senior (sepuh). Siswa putra melakukan sungkem kepada Mulyono, S.Pd., MA. Dan siswa putri melakukan sungkem kepada Dra. Mulyani.

Para siswa lainnya menyimak dengan saksama setiap detail gerakan, mulai dari posisi duduk, cara memegang tangan, hingga intonasi bahasa yang digunakan saat memohon doa restu.

Selaku pemandu acara Siti Zaujah Damayanti, M.Pd., menjelaskan urgensi dari kegiatan ini bagi perkembangan karakter siswa, "Sungkeman bukan sekadar tradisi tahunan saat lebaran, melainkan sebuah filosofi tentang kerendahan hati dan bakti seorang anak kepada orang tua atau guru.” Semoga praktik ini bisa mereka terapkan secara nyata di lingkungan keluarga masing-masing saat lebaran Idul Fitri nanti. (Kha)


Tanggapan

Artikel Lainnya