Songsong Madrasah Adiwiyata, MTsN 3 Sleman ’Sulap’ Kelas Jadi Panggung Hemat Energi
Sleman (MTsN 3 Sleman) – Semilir angin Jumat (7/8/2026) pagi di MTsN 3 Sleman tak sekadar mengiringi rutinitas akhir pekan. Sudut-sudut madrasah tampak lebih sibuk dari biasanya. Melalui tajuk program "Matsanega Hebat", seluruh elemen madrasah melebur dalam gerakan "Matsanega Adiwiyata" untuk meremajakan dan mempercantik wajah lingkungan madrasah.
Berbeda dengan kegiatan bersih-bersih konvensional, gerakan kali ini tampil lebih modern dan edukatif. Sorotan utamanya tertuju pada pembuatan dan pemasangan media konten kampanye untuk komponen konservasi energi. Alih-alih sekadar menanam pohon, beberapa siswa dan guru menyulap area saklar, dinding kelas, dan lorong madrasah menjadi ruang pameran visual yang menyuarakan pesan hemat energi.
Media yang dibuat sangat beragam, mulai dari poster digital yang dicetak penuh warna, stiker reminder (pengingat) di titik-titik kelistrikan, hingga infografis tentang pentingnya mematikan lampu dan AC saat ruangan kosong.
Koordinator Komponen Konservasi Energi MTsN 3 Sleman, Qismatun Nihayah, S.Pd menuturkan bahwa estetika sekolah harus memiliki nilai guna dan pesan moral. "Mempercantik lingkungan madrasah di era sekarang butuh sentuhan literasi visual. Stiker dan poster yang kita pasang hari ini bukan sekadar hiasan dinding, melainkan ’alarm’ nurani. Harapannya, setiap kali anak-anak atau bapak/ibu guru melihat pesan di dekat saklar, ada refleks kesadaran untuk mematikan daya yang tidak perlu. Kami melibatkan anak-anak langsung dalam pembuatannya agar bahasa yang dipakai sesuai dengan gaya mereka," jelasnya.
Keterlibatan langsung peserta didik memang menjadi kunci berjalannya program ini. Aliifah Firyaal (IX D), salah satu murid yang berperan aktif dalam tim desain dan pemasangan konten, mengaku sangat antusias dengan proyek madrasah kali ini."Seru banget bisa ikut andil bikin sudut sekolah jadi lebih rapi dan hidup. Tadi kami keliling bantu nempel stiker pengingat hemat energi di tiap kelas. Karena desain dan kata-katanya kekinian, rasanya bangga kalau pesan buat peduli buminya bisa langsung ditangkap sama teman-teman. Sekolah jadi kelihatan estetik tapi juga pintar," ceritanya sambil tersenyum.
Melalui integrasi program Matsanega Hebat dan Adiwiyata ini, MTsN 3 Sleman membuktikan bahwa gerakan mencintai bumi bisa dimulai dari langkah kecil yang kreatif di lingkungan terdekat. (hil)














