Kreatif dan Ramah Lingkungan: Peserta Matamuda Bikin Tanda Pengenal dari Barang Bekas
Sleman (MTs Negeri3 Seman) — Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matamuda) tahun ajaran 2026/2027 berlangsung meriah dan penuh kesan. Selama lima hari pelaksanaan, mulai Senin (13/7/2026) hingga Jumat (17/7/2026), para peserta didik baru diajak untuk mengasah kreativitas sekaligus kepedulian lingkungan melalui pembuatan tanda pengenal (id card) dari bahan-bahan daur ulang.
Berbeda dari biasanya, panitia Matamuda mewajibkan seluruh siswa baru merancang dan membuat tanda pengenal mereka sendiri menggunakan barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah. Dengan memanfaatkan kardus bekas, dedaunan kering, tali rafia, karung goni, hingga barang tak terpakai lainnya, para siswa mampu menghasilkan karya papan nama yang unik dan estetis.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin melatih kemandirian, kreativitas, serta menumbuhkan kesadaran lingkungan pada peserta didik baru sejak hari pertama mereka masuk madrasah," ujar panitia.
Puncak apresiasi atas karya-karya kreatif tersebut berlangsung pada pertemuan hari keempat, Kamis (16/7/2026). Panitia mengumumkan tiga tanda pengenal terbaik yang berhasil mencuri perhatian karena kerapian, keunikan konsep, dan penggunaan bahan bekas yang paling optimal. Ketiga siswa pemenang tersebut berhak menerima apresiasi khusus dari panitia Matamuda.
Kegiatan pembuatan tanda pengenal ramah lingkungan ini tidak hanya menjadi sarana saling mengenal antarpeserta didik baru dan lingkungan sekolah, tetapi juga membuktikan bahwa keterbatasan bahan justru mampu memicu daya imajinasi dan inovasi siswa madrasah. (nay)














