Asah Skill Tanggap Darurat, Anggota PMR MTsN 3 Sleman Dalami Teknik Penanganan Patah Tulang
Sleman (MTs N 3 Sleman) -- Sabtu pagi (11/04/2026) anggota PMR MTs Negeri 3 Sleman semangat mengikuti ekstra kurikuler. Anggota Palang Merah Remaja (PMR) madrasah berkumpul dengan antusias untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler rutin yang kali ini memfokuskan pada materi krusial: penanganan cedera medis dan patah tulang.
Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Kak Sholeh. Di bawah arahan beliau, para siswa tidak hanya diberikan teori, tetapi langsung mempraktikkan teknik pembidaian. Prosedur ini sangat krusial dalam pertolongan pertama untuk menstabilkan area tulang yang patah agar tidak terjadi cedera yang lebih parah saat proses evakuasi.
Dengan penuh ketelitian, mereka mempraktikkan cara penggunaan alat bidai dan pembalut mitela. Dalam simulasi tersebut, para siswa ditantang untuk menangani berbagai skenario cedera, mulai dari cedera pada lutut, lengan, hingga siku. Dengan gesit dan cekatan, tangan-tangan muda ini melilitkan kain mitela dan memasang bidai, memastikan "pasien" tertangani dengan standar medis yang benar.
Guru pendamping yang hadir pagi itu, memberikan apresiasi tinggi terhadap keseriusan para siswa. "Kegiatan ini tidak hanya soal teori di atas kertas, tapi bagaimana ketenangan dan ketepatan siswa diuji saat menghadapi situasi darurat yang sebenarnya," ungkapnya.
Meski materi yang dipelajari cukup serius dan menguras konsentrasi, suasana di lapangan tetap terasa menyenangkan. Melalui pelatihan rutin seperti ini, PMR MTsN 3 Sleman berkomitmen untuk mencetak kader-kader remaja yang tidak hanya memiliki jiwa sosial tinggi, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang mumpuni untuk menolong sesama di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (nay)














