Berita

Belajar Tak Hanya Dinilai: MGMP Bahasa Arab MTs Kab. Sleman Dorong Asesmen Bermakna

Belajar Tak Hanya Dinilai: MGMP Bahasa Arab MTs Kab. Sleman Dorong Asesmen Bermakna

Sleman (MTsN 3 Sleman) - Upaya meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Arab terus digiatkan melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab MTs se-Kabupaten Sleman yang digelar pada Selasa (20/1) bertempat di MTsN 5 Sleman. Pertemuan ini secara khusus mengulas tema asesmen pembelajaran Bahasa Arab sebagai instrumen penting dalam memotret capaian belajar peserta didik secara utuh dan berkeadilan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana serius namun hangat. Para guru Bahasa Arab dari berbagai madrasah tampak antusias mengikuti setiap sesi diskusi yang mengajak peserta menelaah kembali praktik asesmen, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemanfaatan hasil asesmen untuk perbaikan pembelajaran.

Materi utama disampaikan oleh Bapak Suhaemin, M.Pd.I., yang mengupas scara komprehensif konsep dan strategi asesmen dalam pembelajaran Bahasa Arab. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa asesmen tidak semata-mata berorientasi pada hasil akhir, tetapi harus mampu merekam proses belajar siswa secara autentik. “Asesmen pembelajaran Bahasa Arab seharusnya dirancang untuk mengukur kemampuan berbahasa secara menyeluruh—mendengar, berbicara, membaca, dan menulis—bukan hanya menguji hafalan,” jelasnya.

Ketua MGMP Bahasa Arab, M. Nasir Pambudi, S.Pd I dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa penguatan asesmen merupakan kebutuhan mendesak di tengah dinamika kurikulum. “Melalui MGMP ini, kami berharap guru semakin cakap merancang asesmen yang adil, bermakna, dan mampu mendorong perkembangan kompetensi berbahasa siswa,” ujarnya.

Salah satu guru Bahasa Arab MTsN 3 Sleman yang turut hadir, Hilda Gressilia, S.Pd menyampaikan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan praktik di kelas. “Diskusi tentang asesmen ini membuka wawasan kami untuk lebih kreatif dan tepat dalam menilai kemampuan siswa, bukan sekadar angka, tetapi juga proses belajar mereka,” ungkapnya.

Melalui pertemuan MGMP ini, para guru diharapkan semakin mantap dalam memaknai asesmen sebagai bagian integral dari pembelajaran demi pembelajaran yang lebih adil, reflektif, dan berdampak. (hil)


Tanggapan

Artikel Lainnya